Jika Anda menderita diabetes, Anda mungkin berpikir lebih sehat untuk memilih minuman diet atau pemanis buatan. Sudah waktunya untuk memikirkan kembali pilihan Anda. Minuman diet dan pemanis buatan menimbulkan banyak risiko kesehatan bagi penderita diabetes. Mari kita lihat penelitian terbaru.
Risiko: Kehilangan Penglihatan
Sebuah studi tahun 2018 menemukan bahwa minum hanya empat kaleng atau lebih minuman ringan diet per minggu lebih dari dua kali lipat risiko retinopati diabetik proliferatif (PDR). PDR adalah komplikasi diabetes terkait mata. Dalam PDR, pembuluh darah abnormal berkembang di mata dan meningkatkan risiko kehilangan penglihatan dan kebutaan.
Risiko: Gangguan Toleransi Glukosa
Minum soda diet setiap hari dikaitkan dengan peningkatan risiko sindrom metabolik dan intoleransi glukosa 36 persen. Kondisi-kondisi ini membuat tubuh Anda kurang efektif dalam melepaskan dan merespons insulin. Itu berarti lebih sulit untuk mengelola gula darah Anda.
Risiko: Tingkat Gula Darah Meningkat
Seperti banyak orang dengan diabetes, Anda mungkin percaya bahwa pemanis buatan tidak dapat meningkatkan gula darah Anda. Tetapi beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa aspartam pemanis buatan sebenarnya meningkatkan kadar gula darah dan insulin pada tingkat yang sama dengan gula biasa. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk melihat apakah pemanis buatan lainnya memiliki efek yang sama.
Risiko: Makan Lebih Banyak Kalori
Mengontrol berat badan sudah menjadi masalah bagi banyak diabetisi. Sebuah studi 2014 melaporkan bahwa orang yang kelebihan berat badan dan minum soda diet makan antara 90 dan 200 kalori lebih banyak dari makanan per hari. Teorinya adalah bahwa Anda tidak mendapatkan imbalan yang cukup dari pemanis buatan, yang mengarah pada makan berlebihan yang kaya kalori dan makanan manis.
Risiko: Lebih Banyak Lemak Perut
Lemak perut berkontribusi terhadap resistensi insulin. Ini juga dapat membuat manajemen gula darah lebih sulit. Penelitian menunjukkan bahwa peminum soda diet harian atau bahkan sesekali mendapatkan lemak perut hampir tiga kali lebih banyak daripada yang bukan peminum.
Risiko: Stroke dan Penyakit Jantung
Pasien dengan diabetes sudah menghadapi peningkatan risiko stroke dan penyakit jantung. Pemanis buatan memberikan beban tambahan. Sebuah studi
American Heart Association / American Stroke Association menemukan bahwa minum dua atau lebih minuman manis buatan per hari meningkatkan risiko stroke sebesar 23 persen, dan penyakit jantung sebesar 29 persen.
Risiko: Depresi
Depresi sudah lebih umum pada penderita diabetes. Minuman diet memperburuknya. Penelitian telah menemukan bahwa minum empat kaleng atau lebih soda diet per hari membuat Anda 30 persen lebih mungkin didiagnosis depresi.
Risiko: Demensia
Memiliki diabetes adalah faktor risiko demensia. Sekarang, penelitian menunjukkan bahwa minum setidaknya satu diet soda per hari dikaitkan dengan tiga kali risiko terkena demensia.
Risiko: Ketidakseimbangan Bakteri Usus
Keseimbangan bakteri usus yang sehat sangat penting untuk kesehatan metabolisme dan kekebalan tubuh. Penelitian menunjukkan bahwa meminum soda diet mengubah komposisi dan perilaku bakteri usus Anda. Ketidakseimbangan bakteri dapat berkontribusi pada sindrom metabolik, intoleransi glukosa, dan peradangan. Kondisi ini membuat pengobatan diabetes lebih sulit.
Risiko: Resistensi Insulin dan Diabetes Tipe 2
Bahkan jika Anda memiliki diabetes tipe 1, resistensi insulin dapat membuat perawatan Anda lebih sulit. Sebuah studi
British Journal of Nutrition menemukan bahwa orang yang minum soda diet meningkatkan risiko resistensi insulin dan diabetes tipe 2 sekitar 13 persen untuk setiap 12 ons yang bisa mereka minum setiap hari.
No comments:
Post a Comment